AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Sun, 21 October 2018 - 06:46:24
Random News
Apa itu bunga telang? Bunga telang yang dalam bahasa latinnya Clitoria Ternatea adalah tumbuhan mera ... Read More »
Published: Mon, 08 Jun 2015 - 15:32:45
Category: Gaya Hidup
By: Dyta
Hits: 1/5908
Comments: 0/0
Serius Ini Bahaya Yang Mengintip Pecandu SMS dan BBM

Serius Ini Bahaya Yang Mengintip Pecandu SMS dan BBM - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Apakah anda termasuk pencandu BBM an dan SMS an, hati-hati karena kemungkinan besar anda akan terpenjara dan sulit melepaskan diri dari aktivitas yang memunculkan banyak dampak buruk ini.

Sebuah studi oleh Case Western Reserve School of Medicine di Cleveland, Ohio, AS menemukan efek buruk bagi remaja yang telah mengirim lebih dari 120 SMS dan BlackBerry Message (BBM) sehari. Para remaja itu cenderung akan merokok, minuman keras dan melakukan hubungan seks bebas.

Secara rinci berikut adalah dampak buruk dari SMS dan BBM:
1. Merokok
2. Minuman Keras
3. Seks bebas
4. IQ menurun
5. Kurang konsentrasi
6. Stress
7. Kurang tidur dan kurang belajar
8. Rawan kecelakaan
9. Cidera persendian lengan

Ini merupakan temuan terbaru terkait perkembangan maraknya para remaja keranjingan SMS dan BlackBerry Message di seluruh dunia. Penelitian yang melibatkan 4.000 remaja di Amerika Serikat ini juga terungkap, terlalu banyak SMS dan BlackBerry Message menurunkan kemampun IQ. Hal ini diketahui setelah diadakan tes IQ kepada remaja yang berSMS dan BlackBerry Message ria dibanding dengan yang tidak ketagihan, diketahui remaja yang banyak SMS dan BlackBerry Message hasil tes IQ menurun.

Sedangkan dari sisi lalu lintas kendaraan, SMS dan BBM sering menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Penelitian ini juga bersesuaian dengan survey sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti dari Monash University di Melbourne, Australia.

Seorang profesor ilmu syaraf, Baroness Susan Greenfield dari Universitas Oxford mengatakan, orang yang terlalu banyak SMS akan mengganggu konsentrasi dan perhatiannya.

Jika di usia remaja, otak sudah terkontaminasi dengan gangguan over SMS maka di usia dewasa dan tua akan makin parah efeknya. Demikian ditulis seperti yang pernah di tulis harian The Sun (1/12)

Dr Richard Graham juga mengakui, saat ini remaja lebih mahir menggunakan teknologi hingga orang dewasa dan orangtuanya kesulitan mengikutinya. Remaja yang terlalu banyak SMSan dan menggunakan jaringan internet berlebihan justru membuat lambat dalam memberikan respon, lalai dalam membaca SMS penting, terutama yang tidak menyenangkan.

Dalam kaitan ini, di beberapa negara sudah mengurangi layanan SMS gratis demi menekan risiko yang akan ditimbulkan bila para remaja terlalu banyak SMSan.

Dr Graham menyarankan, agar membatasi penggunaan ponsel untuk SMS pada waktu tertentu dan di tempat tertentu agar dampak buruk bisa dihindarkan. Dan lebih utama, para remaja dianjurkan untuk melepas headset saat akan tidur, karena bisa mengakibatkan telingan menjadi tuli.

Demikian sedikit informasi yang bisa saya berikan untuk anda, sebagai catatan memanfaatkan kecanggihan #Teknologi #Internet seperti #SMS an dan #BBM an sebetulnya boleh-boleh saja asalkan tidak sampai berlebihan dan melupakan kesehatan dan waktu. Okee, semoga bermanfaat...
Title Tags Search:
See Also:
Ini Yang Harus Di Lakukan Ketika Sepatu Basah - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Musim hujan masih berlanjut, basah dan kebanjiran itu pasti. Pada artikel sebelumnya telah kita bahas Cara Mengeringkan Baju Saat Musim Hujan. Sekarang kita lanjut, cara yang harus dilakukan ketika se ... Read More »
Para Wanita Wajib Baca: Ciri Lelaki Yang Layak Dijadikan Suami - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Buat wanita yang sedang mencari pasangan hidup dan pengen mengetahui kira-kira calon sobat ini pria atau lelaki setia dan ber-tanggungjawab tidak sih? Janganlah salah pilih, hanya dengan melihat dari ... Read More »
Tips Cara Sukses Menjadi Orang Tua Tunggal Atau Single Parent - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Tahukah anda, kenyataan hidup itu terkadang tak selalu seperti yang kita inginkan. Tentu setiap orang menginginkan sebuah keluarga yang utuh, di mana anak-anak memiliki sepasang orangtua yang lengka, ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share