AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Sun, 22 September 2019 - 21:44:38
Random News
Para ibu tiap harinya mungkin selalu dihadapkan pada pertanyaan apa yang kira-kira menu sarapan yan ... Read More »
Published: Wed, 09 Sep 2015 - 07:03:57
Category: Kesehatan
By: AnekaNews.net
Hits: 3/2626
Comments: 0/0
AWAS Kolesterol Tinggi Bisa Mengakibatkan Mati Mendadak

AWAS Kolesterol Tinggi Bisa Mengakibatkan Mati Mendadak - AnekaNews.net

AnekaNews.net - AWAS Kolesterol Tinggi Bisa Mengakibatkan Mati Mendadak

Hati-hati jika anda mempunyai kadar Kolesterol tinggi. Karena bisa mengakibatkan kematian mendadak. Mentang-mentang masih muda banyak orang yang lantas tak peduli dengan makanan yang diasup. Padahal mungkin tanpa disadari kadar kolesterol jahat dalam darah sudah tinggi. Maka dari itu, jangan segan melakukan cek kolesterol.

Kolesterol merupakan molekul sejenis lemak dalam aliran darah. Dalam kadar normal atau kurang dari dari 200 mg/dl, kolesterol adalah sahabat bagi sistem tubuh. "Kolesterol diperlukan untuk membentuk membran sel, membentuk hormon, juga sumber energi," kata dr.P.Tedjasukamana, Sp.JP, ahli jantung.

Ia menjelaskan, ada dua jenis kolesterol, yakni low-density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL berfungsi mengalirkan kolesterol ke seluruh tubuh. Kelebihan LDL menyebabkan penumpukan lemak di dinding arteri.

Sementara itu jenis lemak lain adalah high density lipoprotein (HDL), yang memiliki fungsi berlawanan dengan LDL.

"HDL atau kolesterol baik ini berfungsi membuang kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dan mencegah penumpukan," kata dr.Tedja dalam acara media edukasi bertajuk Kolesterol Jahat Membunuh Kapan Saja yang diadakan oleh Pfizer di Jakarta (1/7).

Kadar LDL yang berlebih (lebih dari 130 mg/dl) akan menyebabkan penumpukan di pembuluh darah lama kelamaan akan menyempitkan pembuluh darah. Akibatnya adalah serangan jantung atau stroke.

Kematian mendadak akibat serangan jantung ini harus diwaspadai karena angkanya terus meningkat. "Jantung koroner merupakan penyakit pembunuh yang paling ditakuti. Sekitar 80 persen meninggal secara mendadak," katanya.

Ada beberapa faktor risiko penyebab kolesterol yang tidak bisa diubah, yakni faktor usia, ada riwayat kolesterol tinggi dalam keluarga, dan jenis kelamin. Pria beresiko tinggi menderita penyakit jantung koroner, namun risikonya sama pada wanita yang sudah menopause.

Gaya hidup merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner. Konsumsi makanan tinggi lemak, kurang berolahraga, serta merokok, memicu naiknya kadar kolesterol.

"Makanan yang tinggi lemak dan kolesterol yang kita asup akan menambah jumlah kolesterol dari hati. Karena itu batasi jumlah kalori yang diasup sesuai kebutuhan energi kita," kata dr.Endang Darmoutomo, Sp.GK, dalam kesempatan yang sama.

Makanan sumber kolesterol antara lain telur, udang, jeroan, dada ayam, sirloin steak, dan masih banyak lagi. "Kolesterol hanya dihasilkan oleh sumber protein hewani. Makanan yang tidak mengandung kolesterol pun jika diolah dengan minyak jenuh akan menjadi lemak yang akan diubah menjadi kolesterol," paparnya.

#Bahaya-Kolesterol-Tinggi #Mati-Mendadak


Sumber Referensi: health.kompas.com
Title Tags Search:
See Also:
Perut Anda Kembung Dan Buncit Ini Obatnya - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Perut Anda Kembung Dan Buncit Ini Obatnya

Pernahkah kamu merasakan neg, perut begah dan kembung? Hal ini bisa terjadi karena pola makan yang salah atau terlalu banyak mengkonsumsi air dan garam. Akan tetapi bila perut anda sering terasa kembu ... Read More »
Ini Dia Penjelasan Lengkap Tentang Vasektomi - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Ini Dia Penjelasan Lengkap Tentang Vasektomi

Bagi anda yang baru mendengar ataupun membaca kata Vasektomi, tentu bertanya-tanya, apakah Vasektomi itu? Dan inilah jawabannya, Vasektomi adalah salah satu cara Kontrasepsi KB untuk suami atau Pria d ... Read More »
Ternyata Bayi Yang Teratur Mengkonsumsi Ikan, Akan Terlindung Dari Alergi - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Ternyata Bayi Yang Teratur Mengkonsumsi Ikan, Akan Terlindung Dari Alergi

Tahukah anda, Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa, bayi yang mengonsumsi ikan secara teratur pada usia satu tahun memiliki risiko terkena alergi lebih rendah ketika mereka tumbuh besar, dibandin ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share