AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Sun, 19 May 2019 - 21:48:45
Random News
Mau mencari perguruan tinggi negeri di Indonesia? Inilah daftar nama-nama PTN di seluruh Indonesia b ... Read More »
Published: Mon, 25 May 2015 - 09:17:24
Category: Pendidikan
By: AnekaNews.net
Hits: 1/11356
Comments: 0/0
Bergairah Dalam Belajar Mencari Dan Memahami Ilmu

Bergairah Dalam Belajar Mencari Dan Memahami Ilmu - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Masih dalam pembahasan seputar Belajar dan Ilmu Pendidikan. Kita harus selalu semangat dalam mencari ilmu. Dan ilmu itu bukan hanya didapat dari sekolah. Seperti kejadian sehari-hari itu, bisa jadi ilmu pengalaman buat esok harinya. Seperti yang pernah kami posting sebelumnya Sadarilah Bahwa Otak Kita Diciptakan Bukan Untuk Sekolah Melainkan Untuk Belajar.

Mari kita lanjut!
Oh ya, kali ini tweet dari @osolihin. Tweet ini kami edit tata bahasa seperlunya, tanpa mengurangi isinya.

1. Banyak di antara kita yang merasa hanya cukup belajar ilmu agama (Islam), belum mengkaji ilmu agama (Islam) sepenuhnya dan mengamalkannya.
2. Di antara kita (kaum muslimin) bukan tidak bisa belajar ilmu agama (Islam), tetapi belum memaksakan diri untuk belajar dan mengkaji ilmu agama (Islam), dan amalkan.
3. Belajar belum cukup jika tak diniatkan untuk mengkaji, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu agama (Islam) bukan cuma teori.
4. Mengapa kita malas belajar? Malas berpikir keras dalam mengkaji dan memahami ajaran ilmu agama (Islam) kita sendiri? Mungkin karena terlalu cinta dunia.
5. Untuk belajar ilmu agama (Islam) dalam mengkajinya, memahaminya dan mengamalkannya butuh waktu. Maka, jangan malas untuk memulainya.
6. Jangan pernah bosan belajar ilmu agama (Islam). Semangat mengkaji dan memahaminya, serta mengamalkan dalam kehidupan. Perintah dikerjakan dan Larangan dijauhi.
7. Belajar, mengkaji, memahami dan mengamalkan ilmu agama (Islam), jangan setengah-setengah. Totalitaslah sepenuh kemampuan, mulai dari sekarang.
8. Namun perlu diperhatikan, belajarilmu agama (Islam) harus jelas gurunya, jelas apa yg dipelajarinya. Bukan sembarang guru, bukan sembarang belajar.
9. Salah mengambil ilmu dan guru, salah pula dalam mengkaji dan memahaminya. Itu semua berdampak pada amalan. Hati-hati!
10. Itu sebabnya, carilah ilmu dan guru yang tepat. Pastikan sesuai kententuan Allah dan Rasul-Nya. Bersabarlah dalam mencarinya.
11. Memang, saat ini ilmu (sepertinya) bisa dicari di search engine, tetapi waspadalah jangan asal comot. Konsultasikan dengan mereka yang berilmu dan ahli di bidangnya.
12. Jangan malas mencari referensi terpercaya meskipun terasa berat untuk mendapatkannya. Media sosial bisa bertabur info dan ilmu, tapi sekali lagi Hati-hati.
13. Teliti sebelum 'menelan' informasi dan ilmu. Jika ragu, jangan sebarkan ulang. Pastikan dicari referensi terpercaya dan guru terbaik.
14. Kehati-hatian itu wajib. Apalagi itu menyangkut informasi penting dan ilmu. Jangan asal ambil, jangan asal sebar. Teliti dan verifikasi dulu.
15. Facebook, Twitter, Whatsapp, BBM dan banyak aplikasi media sosial yang bisa jadi sarana untuk transfer berita, opini dan ilmu. Tapi, hati-hati dan telitilah.
16. Mencari ilmu tidaklah instan. Begitu pula dalam mempelajarinya. Butuh waktu, kesabaran, butuh ketelitian dan kehati-hatian.
17. Itu sebabnya, sebelum mencari dan mempelajari sebuah ilmu, ada baiknya memenuhi ruang pikiran dan perasaan kita dengan iman dan takwa.
18. Setelah iman dan takwa, kita perlu belajar adab. Tentu, agar ilmu yg didapat tak menjerumuskan kita ke dalam jurang sombong dan nista.
19. Ada banyak orang bergairah mencari ilmu, namun tersebab tipis iman dan longgar takwa serta kendor adab, mereka terpeleset dalam kesesatan.
20. Jika pun tidak sampai sesat, mereka berperangai buruk setelah mendapat ilmu. Merasa paling pintar, paling benar dan membusungkan dada dengan kesombongan. Kalau berbicara merendahkan orang lain, yang bisa menimbulkan perdebatan keras. Baca Berkatalah Yang Baik Atau Hendaknya Diam Saja.
21. Itu sebabnya, perkokoh iman, kuatkan takwa dan indahkan adab sebelum terjun mencari dan mempelajari sebuah ilmu. Agar ilmu yang didapat barokah.
22. Banyak orang pandai dalam sebuah ilmu, tetapi mereka hanya penikmat kepuasan intelektual. Bukan pribadi yang tergerak untuk sebarkan manfaat.
23. Padahal, seharusnya ilmu dicari dan dipelajari agar bisa memberi manfaat bagi dirinya dan menebar maslahat kepada orang lain.
24. Bagi seorang muslim, mencari dan mempelajari ilmu adalah kewajiban. Tentu saja ilmu yang bermanfaat dan mendatangkan maslahat.

Demikianlah, semoga memberi inspirasi dan solusi serta tetaplah semangat mencari ilmu dgn landasan iman. Amin!


Semoga bermanfaat.
----------
#semangat-menuntut-ilmu-dalam-agama-islam
#pengertian-semangat-menuntut-ilmu-dalam-islam
#makalah-tentang-semangat-menuntut-ilmu-menerapkan-dan-menyampaikan-kepada-sesama
#semangat-menuntut-ilmu-dan-manfaatnya-dalam-kehidupan
#pengertian-semangat-menuntut-ilmu
Title Tags Search:
See Also:
Aplikasi Try Out Ujian Nasional Untuk Siswa SLTA - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Info Penting

Bagi anda yang memiliki anak sekolah SLTA. Saat ini siswa sekolah tersebut, sudah dapat membuka ATUN (Aplikasi Try Out Ujian Nasional) untuk Latihan UN.

Dengan memasukkan Akun Data ... Read More »
Sadarilah Bahwa Otak Kita Diciptakan Bukan Untuk Sekolah Melainkan Untuk Belajar - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Tahukah anda? Kebanyakan dari kita belajar itu harus sekolah, itu ada benarnya tapi juga salah. Bingungkan? :D Hehehe

Biar tidak bingung, mari kita simak tweet dari @Elyardi78. Tweet ini kami edit ... Read More »
Mau Tahu Kepribadianmu Dari Panjang Jari Tangan - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Sebelumnya mungkin kalian pernah membaca artikel yang sama seperti ini, tapi yang ini isinya beda, kalau tidak percaya ya silahkan disimak saja :D

Secara ilmiah, jari tangan ternyata bisa menunjukan ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share