AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Mon, 10 December 2018 - 20:24:04
Random News
Setelah postingan yang lalu, kami bahas tentang anak biar cepat berjalan, kali ini akan kami bahas t ... Read More »
Published: Wed, 23 Dec 2015 - 13:18:54
Category: Pendidikan
By: AnekaNews.net
Hits: 5/16645
Comments: 0/0
Mengapa 22 Desember Ditetapkan Dan Diperingati Sebagai Hari Ibu Di Indonesia

Mengapa 22 Desember Ditetapkan Dan Diperingati Sebagai Hari Ibu Di Indonesia - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Mau tahu, mengapa Hari Ibu ditetapkan dan di peringati pada dan tiap tanggal 22 desember? Begini ceritanya.

Peringatan Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung yang kemudian dikenal sebagai Mandalabhakti Wanita tama di Jalan Adisucipto. Dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nya Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said dan lain-lain.

Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan.

Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara, pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan penjajah, pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan gender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.

Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun1938. Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate.

Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.

Misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Di Solo, misalnya, 25 tahun

Hari Ibu dirayakan dengan membuat pasar amal yang hasilnya untuk membiayai Yayasan Kesejahteraan Buruh Wanita dan beasiswa untuk anak-anak perempuan. Pada waktu itu panitia Hari Ibu Solo juga mengadakan rapat umum yang mengeluarkan resolusi meminta pemerintah melakukan pengendalian harga, khususnya bahan-bahan makanan pokok. Pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung.

Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1950. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa.

Kini, Hari Ibu di Indonesia diperingati untuk mengungkapkan rasa sayang dan terima kasih kepada para ibu, memuji ke-ibu-an para ibu. Berbagai kegiatan pada peringatan itu merupakan kado istimewa, penyuntingan bunga, pesta kejutan bagi para ibu, aneka lomba masak dan berkebaya, atau membebaskan para ibu dari beban kegiatan domestik sehari-hari.

#Asal-Usul-Hari-Ibu #Sejarah-Hari-Ibu


Sumber Referensi: wikipdia.co.id
Title Tags Search:
See Also:
Para Orang Tua Ingatlah Beberapa Wejangan Dalam Membesarkan Anak Ini - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Seperti dalam paribahasa "Buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya", yang artinya semua kelakuan dan perbuatan anak, orang tuanya juga akan ikut disebut. Entah itu kelakuan baik maupun buruk. Maka seb ... Read More »
Belajar Ilmu Sihir Di Sekolah Sihir Dunia - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Mumpung malam ini malam jumat, admin mau berbagi soal info sekolah-sekolah sihir di seluruh dunia. Siapa tahu, besok ada yang mau pindah sekolah ke sekolah sihir ini. Biar bisa kayak Harry Potter. Heh ... Read More »
Aplikasi Try Out Ujian Nasional Untuk Siswa SLTA - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Info Penting

Bagi anda yang memiliki anak sekolah SLTA. Saat ini siswa sekolah tersebut, sudah dapat membuka ATUN (Aplikasi Try Out Ujian Nasional) untuk Latihan UN.

Dengan memasukkan Akun Data ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share