AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Tue, 22 January 2019 - 15:39:55
Random News
Dirumah banyak orang yang memelihara hewan piaraan, terutama Kucing. Kucing yang lucu, aktif dengan ... Read More »
Published: Sat, 08 Aug 2015 - 08:50:49
Category: Umum
By: Dyta
Hits: 1/2960
Comments: 0/0
MUI Putuskan BPJS Tidak Haram Tapi

MUI Putuskan BPJS Tidak Haram Tapi - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Setelah sebelumnya MUI sempat mengeluarkan fatwa yang membuat bingung sebagian besar masyarakat Indonesia, bahwa BPJS "haram". Kini sepertinya penetapan BPJS "haram" akan ditarik kembali atau dibatalkan. Kenapa dan apa latar belakangnya? Berikut berita yang kami kutip dan telah kami sunting seperlunya, sebagai berikut;

Belum lama ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang menyebutkan sistem pengelolaan dana BPJS Kesehatan dinilai tidak sesuai syariah sehingga diisukan haram oleh berbagai pihak.

Isu ini jelas sangat meresahkan masyarakat walaupun pada kenyataannya tidak menurunkan pelayanan di fasilitas kesehatan, terutama bagi yang menggunakan BPJS Kesehatan.

Isu tersebut kemudian diklarifikasi berbagai pihak yang terkait dengan program BPJS, seperti Kementerian Kesehatan sebagai regulator, BPJS sebagai Badan Penyelenggara, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Kementerian Sosial, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
.
Semua pihak tersebut bertemu dengan MUI beberapa waktu lalu.
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan atas surat yang dikirimkan DJSN kepada MUI. Dalam pertemuan itu terjadi klarifikasi mengenai hal yang menjadi isu yang berkembang di masyarakat dewasa ini.
Salah satunya adalah:

1.Keluarnya kosa kata "haram". Padahal dalam keputusan dan rekomendasi
ijtima ulama Komisi Fatwa MUI se-Indonesia tentang Penyelenggaraan
Jaminan Kesehatan Nasional oleh BPJS Kesehatan tidak ada kosa kata
"haram".

2.Masyarakat diminta tetap mendaftar dan melanjutkan kepersertaan dalam
program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan BPJS
Kesehatan.

Setelah itu, perlu dilakukan penyempurnaan terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional yang sesuai nilai-nilai syariah untuk memfasilitasi masyarakat yang memilih program yang sesuai syariah.

Siaran pers bersama tersebut ditandatangani Prof. Jaih Mubarok yang mewakili MUI dan pihak-pihak lain yang terkait program BPJS, seperti BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, DJSN dan OJK.

Jadi kesimpulannya adalah, BPJS memang tidak haram dan para peserta dan calon peserta tetap bisa terus melanjutkan membayarkan iuran wajib yang sudah berjalan selama ini dan bagi yang belum tercatat sebagai peserta pun tidak perlu ragu untuk mendaftar. Karena pemerintah akan memfasilitasi agar masyarakat mendapatkan program yang sesuai dengan syariah alias tidak "haramâ"

Demikian semoga info ini bermanfaat untuk kita semua.

#Depkes#MUI#BPJS


Sumber Referensi: depkes.go.id
Title Tags Search:
See Also:
Trenggiling Satwa Langka Jelmaan Setan Dengan Harga Fantastis - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Hewan yang mempunyai ciri khas bersisik ini merupakan hewan pemakan serangga. Perburuan Trenggiling (Manis javanica) sangat marak di Indonesia mengingat harga jual daging trenggiling yang sangat tingg ... Read More »
Apa Perbedaan LHKPN Dan LHKASN? - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Tahukah anda apa itu LHKPN dan LHKASN? Dan apa yang membedakan diantara keduanya?

Mari kita simak penjelasannya, menurut KPK RI melalui akun twitter @KPK_RI dibawah ini :

1. LHKPN adalah Laporan ... Read More »
Fakta Mengejutkan Dibalik Jatuhnya Pesawat Hercules C-130 - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Ternyata ada 6 fakta mengejutkan dibalik jatuhnya Pesawat Hercules C-130 dengan nomor ekor A-1310 di Jalan Djamin Ginting, Km 10, Medan Tuntungan, Selasa (30/6) siang. Peristiwa ini menewaskan 101 ora ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share