AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Tue, 22 January 2019 - 15:53:07
Random News
Anak yang susah makan memang menjadi problema tersendiri bagi banyak orangtua. Sebagai Orangtua seba ... Read More »
Published: Wed, 30 Dec 2015 - 05:57:33
Category: Umum
By: AnekaNews.net
Hits: 1/7364
Comments: 0/0
Tentang Terompet Tahun Baru Dari Sampul Al Quran 3

Tentang Terompet Tahun Baru Dari Sampul Al Quran 3 - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Malam tahun baru identik dengan terompet. Tapi te­rom­pet di Kabupaten Ken­dal bikin geger, karena di­buat dari kertas Alquran. Warga Ke­bon­da­lem, Ka­bu­paten Ken­dal, Jawa Tengah, sontak terperangah me­nge­tahui mo­n­cong trompet un­tuk pe­ra­yaan tahun baru itu, me­ng­gunakan ker­tas Alquran.
Dari informasi yang di­him­pun Tribun Jateng, tro­mpet berbahan ker­tas Al­qu­ran ditemukan pertama kali oleh seorang pria ber­nama Kiai Kresno Abrory pada Minggu (27/12/2015), pukul 16.00 WIB.

Terompet pertama kali ditemukan di sebuah wa­rung laba modern di daerah Kebondalem, Kabupaten Kendal. “Saat ini masih didalami,” ujar sumber ke­po­lisian dari Polres Kendal kepada Tribun Jateng, Senin (28/12).

Kepolisian masih men­dalami temuan terompet berbahan kertas Alquran, termasuk siapa pengrajin dan dari mana trompet yang dijual di warung laba mo­dern itu dipasok.

Jangan Gunakan Kertas Alquran

Terompet berbahan ker­tas Alquran yang dijual di warung laba modern di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mendapat per­ha­ti­an Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Na­fis, meminta pembuat te­ro­m­pet dan penjual mem­berikan kebaikan kepada konsumen tanpa harus me­m­buat kehebohan.

“Hendaknya bahan te­ro­m­pet jangan dari kertas yang bertuliskan hal penting, apalagi Alquran. Kertas Alquran itu dimuliakan oleh umat Islam,” ujar Cho­lil kepada Tribun­nnews. com, Senin (28/12).

Ia minta kepolisian se­gera menyita seluruh te­rom­pet yang terbuat dari Al­quran dan kepada pembuat terompet dan penjual harus memberi kebaikan kepada orang lain.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terhadap perajin dan penjual te­rom­pet tersebut, polisi harus segera turun tangan, jangan sampai massa yang ber­tindak.

“Polisi harus turun ke lapangan, karena hanya pe­negak hukum yang bisa me­ng­hukum, bukan massa. Massa wajib melaporkan saja, jangan sampai me­ngam­bil tindakan hukum sendiri-sendiri,” imbuh dia.

Ditangkap

Kapolrestabes Se­ma­rang, Kombes Burhanudin, sudah mengantisipasi pe­redaran terompet tahun baru berbahan kertas Al­qu­ran tersebut.

“Saya sudah instruk­si­kan seluruh Kasat (Kepala Satuan), Kapolsek dan ja­jaran­nya mewaspadai pere­daran terompet itu,” kata Burhanudin kepada Tribun Jateng, Senin (28/12/2015).

Burhanudin mem­be­nar­kan terompet berbahan Al­qu­ran itu disuplai dari gu­dang warung laba modern di Jalan Wijayakusuma, Kota Semarang dan kasus ini diambilalih Polda Jateng.

Berdasar hasil pen­ye­li­dikan, sambung Bur­ha­nudin, terompet tersebut dibuat seorang perajin di daerah Solo. “Pembuatnya dari Solo, pelakunya sudah diamankan Polda Jateng,” kata Burhanudin.

#Terompet-Tahun-Baru-Sampul-Al-Quran


Sumber Referensi: haluan.com
Title Tags Search:
See Also:
242 Titik Panas Akibatkan Bencana Asap Dasyat Di Kepulauan Riau - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Rupanya inilah penyebab terbesar dari terjadinya bencana kabut asap di Kepulauan Riau, yaitu terdapat sebanyak 898 titik panas terpantau di Pulau Sumatera. Berdasarkan pantauan satelit Badan Meteorol ... Read More »
Fenomena Batu Akik Akan Seperti Ikan Louhan Dan Tanaman Gelombang Cinta - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Masih ingat kan saat Ikan Louhan jadi trend dan booming, pada saat itu harganya bisa nyampai jutaan per ekor hanya karena sisiknya yang bertuliskan bahasa cina, atau menggambarkan tulisan yang unik. D ... Read More »
Mengungkap Fakta Dan Sisi Lain Sejarah Peringatan Hari Kartini - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Tanggal 2I April, kita bangsa Indonesia selalu memperingati Hari R.A Kartini. Dan tahukah anda, sebenarnya kehidupan R.A Kartini merupakan kisah penuh tragedi. Bukan semata hidup Kartini yang demikian ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share