AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Announcement
Random News
Jagat raya ini memang di penuhi dengan fenomena-fenomena alam yang sangat menakjubkan. Salah satunya ... Read More »
Published: Tue, 10 May 2016 - 00:14:07
Category: Kesehatan
By: AnekaNews.net
Hits: 3/610
Comments: 0/0
Tips Cara Mencegah Bayi Agar Tidak Muntah Atau Gumoh

Tips Cara Mencegah Bayi Agar Tidak Muntah Atau Gumoh - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Tips Cara Mencegah Bayi Agar Tidak Muntah Atau Gumoh

Bayi terkadang bisa muntah dengan tiba-tiba, yang dalam bahasa jawa biasa di sebut Gumoh. Gumoh atau istilah kedokterannya reflux/regurgitasi adalah keluarnya isi lambung yang bersifat seperti air mengalir. Jadi keluarnya begitu saja, seperti meludah (spit up). Gumoh biasanya terjadi secara spontan. Selintas memang mirip muntah, tetapi beda. Kalau muntah, bayi cenderung mengeluarkan banyak cairan dan biasanya didahului rasa mual dan kontraksi otot perut.

Nah, ada beberapa hal yang dapat Ibu lakukan untuk mencegah terjadinya gumoh pada bayi, seperti berikut:

1. Ketika menyusui, hindari posisi bayi berbaring, namun miringkan ia. Usahakan letak kepalanya lebih tinggi dari kaki sampai membentuk sudut 45 derajat. Hal ini akan membuat cairan yang masuk dari kerongkongan turun ke bawah.

2. Hindari juga mengayun-ayun saat bayi sedang menyusu.

3. Sewaktu memberikan ASI, posisi iBU pun harus pas. Pastikan seluruh bibir bayi menutup puting susu serta daerah berwarna hitam di sekitarnya (areola). Dengan begitu udara yang masuk dan tertelan selama menyusu bisa diperkecil

4. Sebaiknya berikan ASI atau susu sebelum bayi sangat lapar. Kalau bayi lapar, ia cenderung akan terburu-buru saat minumnya. Inilah yang sering membuat bayi gumoh. Perhatikan jumlah dan frekuensi ASI atau susu yang Ibu berikan. Lebih baik sedikit tapi sering, ya, Bu.

5. Saat menyusui, jaga bayi supaya jangan sampai tersedak. Untuk menghindarinya, jika udah terlihat tanda-randa bayi akan gumoh, segera miringkan atau tengkurapkan saja badannya sambil ditepuk-tepuk punggungnya.

6. Sedapat mungkin sendawakan bayi setelah menyusu sebab bayi kadang masih butuh bersendawa di antara 2 waktu menyusu. Caranya mudah. Posisikan bayi dalam keadaan duduk tegak (selama 10—15 menit) dengan menopangnya pada salah satu tangan, sementara tangan yang satu menepuk punggung bayi secara pelan hingga ia bersendawa.

7. Hindari menstimulasi berlebihan setelah bayi menyusu.

8. Jika bayi menyusu dari botol, Ibu harus cek lubang dotnya. Kalau lubangnya terlalu kecil udara yang masuk meningkat, kalau terlalu besar, susu akan mengalir cepat. Kedua hal ini bisa membuat bayi gumoh.

9. Hindari mengangkat bayi ketika sedang gumoh. Mengangkat bayi yang sedang gumoh berbahaya karena cairan gumohnya bisa masuk lagi ke dalam kerongkongan, hingga ke dalam paru-parunya. Sebaiknya miringkan atau tengkurapkan saja bayi Ibu saat ia sedang gumoh dan tunggu sampai bayi selesai gumoh, ya, Bu.

10. Kalau bayi mengeluarkan cairan gumohnya dari hidung, biarkan saja. Ini malah lebih baik ketimbang cairan itu dihirup kembali dan masuk ke paru-parunya. Cairan yang telanjur masuk ke paru-paru bisa memicu radang atau infeksi.


Sumber Referensi : tabloid-nakita.com

Semoga bermanfaat.
----------
#cara-mengatasi-gumoh-pada-bayi
#penyebab-bayi-cegukan
#gumoh-pada-bayi-lewat-hidung
#penyebab-gumoh-pada-bayi-baru-lahir
#bayi-sering-gumoh-dan-kentut
Title Tags Search:
See Also:
Inilah Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Pada Pria - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Inilah Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Pada Pria

Sebagian para pria pernah mengalami gangguan seksual yang cukup banyak, selain disfungsi ereksi ada ... Read More »
Manfaat 13 Nutrisi Luar Biasa Pada Buah Pepaya - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Manfaat 13 Nutrisi Luar Biasa Pada Buah Pepaya

Sebagian besar dari kita tentu sudah tidak awam lagi dengan buah yang satu ini, yaa papaya.. buah ya ... Read More »
Waspadai Penyebab Dan Gejala Kanker Ovarium (Ovarian Cancer) - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Waspadai Penyebab Dan Gejala Kanker Ovarium (Ovarian Cancer)

Kanker Ovarium (Ovarian Cancer) atau disebut juga sebagai kanker indung telur merupakan salah satu t ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Name* :
Url :
Comment*:
[BB Code] [Smiley]
Code*: 33636
Bookmark and Share