AnekaNews.net


ANEKA TIPS INFORMASI DAN BERITA
Wed, 26 June 2019 - 17:21:37
Random News
Situasi yang makin tidak menentu, menyebabkan beberapa orang bertindak kriminalitas. Yang lagi ramai ... Read More »
Published: Sat, 18 Jul 2015 - 19:23:53
Category: Wisata
By: Dyta
Hits: 1/3525
Comments: 0/0
Ragunan Pulang Kampungnya Penduduk Jakarta

Ragunan Pulang Kampungnya Penduduk Jakarta - AnekaNews.net

AnekaNews.net - Ragunan Pulang Kampungnya Penduduk Jakarta

Ada ungkapan untuk mereka yang tinggal di kota Jakarta yang tidak bisa berlebaran di kampung halaman dikarenakan satu dan lain hal. Ngga bisa lebaran di kampung, jadi lebarannya nengokin uwak aja di Ragunan.. :D Dan ungkapan itu memang terbukti ada benarnya juga.

Buktinya masyarakat ibukota dan sekitarnya yang tak mudik pada Lebaran Idul Fitri tahun ini memilih objek wisata Taman Margasatwa Ragunan untuk mengisi liburan. Dan hingga siang, jumlah pengunjung semakin membludak.

Pengelola Ragunan memprediksi jumlah pengunjung pada Lebaran kedua ini bakal meningkat tiga kali lipat.

"Biasanya begitu kan setiap lebaran pengunjung yang ke sini meningkat di hari kedua. Tahun ini, mungkin bisa naik tiga kali lipat dibanding hari pertama kemarin," tutur Humas Ragunan Wahyudi Bambang di Pintu Utama Ragunan, JL RM Harsono, Sabtu (18/7/2015).

Wahyudi menyebut jumlah angka pengunjung di hari Lebaran pertama mencapai sekitar 28.500 orang. Sementara, untuk hari kedua, diprediksi bisa melebihi 100 ribu orang.

"Bisa lebih dari 100 ribu. Lihat saja penuhnya area parkir. Tapi, sudah kita antisipasi di area timur, selatan, dan barat buat tambahan parkir," sebutnya.

Ribuan pengunjung Ragunan ini sebagian besar menggunakan kendaraan sepeda motor. Namun, untuk kendaraan mobil ada juga yang berasal dari luar Jakarta seperti Bogor, Bekasi, dan Bandung.

Adapun area satwa Ragunan yang ramai dikunjungi antara lain Burung Pelikan, Gajah Sumatera, Harimau, dan Orang Utan. Sebagian pengunjung memilih berfoto selfie di depan area kandang penangkaran satwa.

Ada juga pengunjung yang memilih naik kereta mini untuk bisa jalan-jalan melintasi Ragunan.

Selain itu, banyak pengunjung yang sudah menyiapkan alas tikar dari rumahnya. Sebagian dari mereka juga membawa bekal makanan. Begitu tiba dan masuk area Ragunan, mereka langsung menggelar tiket untuk makan dan sekedar istirahat.

"Lumayan dari pada jajan, mending bawa bekal makanan sendiri dari rumah. Kita mah dah biasa soalnya Ragunan masuknya murah meriah. Anak-anak pada suka lagian," kata salah seorang pengunjung mengungkapkan alasannya .

Dan selama libur Lebaran, jam operasional Ragunan dibuka lebih awal dimulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Dengan harga tiket tanda masuk seharga Rp 4500 untuk orang dewasa dan Rp 3500 untuk anak kecil.

Relatif murahlah.. dan yang terpenting bisa sedikit menghibur perasaan mereka yang tahun ini tidak bisa mudik atau pulang ke kampung halaman.
Yahh kalau saya sii tidak punya kampung halaman... :D


#TempatWisataLebaran #KebunBinatangRagunan


Sumber Referensi: detik.com
Title Tags Search:
See Also:
Kisah 4 Pantai Wisata Berhantu Dan Terseram Di Dunia - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Kisah 4 Pantai Wisata Berhantu Dan Terseram Di Dunia

Apa yang anda bayangkan saat anda melamunkan pantai?
Pasti ada pasir pantai, suara deburan ombak, pemandangan sunset, hamparan biru atau jingga warna langit di atas pantai, kebebasan dan seterusnya. ... Read More »
Keindahan Pantai Mandorak Nusa Tenggara Timur - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Keindahan Pantai Mandorak Nusa Tenggara Timur

Buat yang suka wisata pantai, tidak ada salahnya anda berkunjung ke tempat ini. Yaitu Pantai Mandorak di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pantai Mandorak tepatnya terletak di desa Pero Batang, kecamatan ... Read More »
Pesona LINGKO, Sawah Berbentuk Jaring Laba-laba Di Flores NTT - AnekaNews.net
AnekaNews.net - Pesona LINGKO, Sawah Berbentuk Jaring Laba-laba Di Flores NTT

Bentuk persawahan yang unik disalah satu desa di daerah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di desa Golo Cara, Cancar, dekat Ruteng. Sawah ini ternyata punya ciri khas lokal yang unik. Para wa ... Read More »
Comment: (0)
No Comment.
Add Comment:
Post comment is currently disabled.
Bookmark and Share